Rumah-Pengetahuan-

Konten

Apa bahan baku untuk memproduksi kantong kemasan plastik?

Aug 21, 2024

1. Polietilena (PE)

Polietilena berdensitas rendah (LDPE): digunakan untuk membuat kantong plastik yang lembut dan transparan, seperti kantong penyimpanan makanan, kantong belanja, dan kantong ziplock. LDPE memiliki ketahanan sobek dan ketahanan lembap yang baik.

Polietilena berdensitas tinggi (HDPE): digunakan untuk membuat kantong plastik dengan kekuatan lebih tinggi, seperti kantong belanja supermarket dan kantong sampah. Material HDPE lebih kuat dan memiliki ketahanan panas serta ketahanan kimia yang lebih baik.

Polietilena berdensitas rendah linier (LLDPE): umumnya digunakan untuk membuat film peregangan dan film pengemasan, dengan sifat tarik dan ketahanan benturan yang baik, cocok untuk aplikasi pengemasan yang memerlukan kekuatan dan fleksibilitas tinggi.

2. Polipropilena (PP)

Polipropilena (PP): digunakan untuk memproduksi kantong plastik dengan ketahanan panas dan ketahanan kimia yang baik, seperti kantong kemasan makanan dan kantong kemasan farmasi. Bahan PP memiliki transparansi tinggi dan dapat digunakan untuk membuat kantong pemanas gelombang mikro.

3. Polivinil klorida (PVC)

Polivinil klorida (PVC): digunakan untuk memproduksi kantong plastik dengan daya tahan dan kedap air yang sangat baik, seperti kantong antistatis dan kantong kemasan industri. PVC memiliki transparansi dan plastisitas yang sangat baik, dan cocok untuk membuat kemasan yang membutuhkan visibilitas dan penyegelan yang baik.

4. Poliester (PET)

Polietilena tereftalat (PET): digunakan untuk memproduksi kantong plastik dengan transparansi tinggi dan daya rekat yang baik, seperti kantong kemasan vakum makanan dan kantong pembeku. Bahan PET tahan terhadap suhu tinggi dan keausan, dan banyak digunakan dalam kemasan yang membutuhkan sifat penghalang yang tinggi.

5. Poliamida (PA/Nilon)

Poliamida (PA): sering dicampur dengan bahan lain untuk menghasilkan kantong kemasan dengan daya tahan tinggi dan antibocor, seperti kantong kemasan vakum dan kantong gelembung. Bahan PA memiliki ketahanan sobek dan abrasi yang sangat baik, dan cocok untuk aplikasi pengemasan dengan permintaan tinggi.

6. Etilen vinil asetat (EVA)

Etilen-vinil asetat (EVA): digunakan untuk memproduksi kantong plastik dengan fleksibilitas dan daya rekat yang baik, seperti kantong makanan beku dan kantong film. Bahan EVA bersifat transparan dan tidak beracun, cocok untuk kemasan food grade.

7. Bahan yang dapat terurai secara hayati

Asam polilaktat (PLA): plastik yang dapat terurai yang banyak digunakan dalam kantong kemasan ramah lingkungan. Material PLA berasal dari sumber daya tanaman yang dapat diperbarui dan cocok untuk produksi kantong plastik yang ramah lingkungan dan ramah lingkungan.

Plastik berbahan dasar pati: Plastik yang dapat terurai dicampur dengan polimer lain, cocok untuk membuat tas ramah lingkungan sekali pakai, kantong sampah, dll., yang membantu mengurangi polusi plastik.

8. Aditif

Antioksidan: digunakan untuk memperpanjang masa pakai kantong plastik dan mencegah kerusakan bahan selama pembuatan dan penggunaan.

Plasticizer: digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas dan keuletan kantong plastik, membuatnya lebih mudah diproses dan digunakan.

Pewarna: digunakan untuk menyesuaikan warna kantong plastik agar sesuai dengan kebutuhan khusus para pelanggan yang berbeda-beda.

Agen anti-kabut: digunakan untuk mencegah terbentuknya uap air pada dinding bagian dalam kantong kemasan dan menjaga kejernihan produk di dalam kantong, terutama untuk kemasan makanan.

Setiap bahan baku memiliki karakteristiknya sendiri. Kita dapat memilih kombinasi bahan yang sesuai menurut tujuan, persyaratan kinerja, dan standar lingkungan dari produk akhir untuk menghasilkan kantong kemasan plastik yang memenuhi persyaratan.

Plastic bag raw materials

Kirim permintaan

Kirim permintaan